Ikan

Di danau ada ikan yg hidupnya tenang. tenang banget. ga ada ancaman ikan hiu, ga ada ancaman badai, bahkan di danau ga ada berisiknya kapal-kapal pesiar. disini dia bisa lihat pohon-pohon rindang, orang yg berlalu-lalang, juga suara-suara yang ga terlalu garang. hening, enak, damai.
yaa paling kadang dia bisa masup perangkap para pemancing yang biasanya setelah dapat ikan, ikannya cuma dipindahkan ke empangnya sang pemancing. gpp lah ga masalah, empang juga enak ko. iya sih empang tempatnya lebih kecil, lebih sempit, tapi setidaknya disini juga seru, bisa liat bapa-bapa desa yg mancing sambil becanda terbahak-bahak tanpa drama hahaha. iya di desa, karna ga mungkin deh kayaknya di kota ada empang haha.
yg jelas mau empang atau danau si ikan ini sama bahagianya, atau bisa mengkondisikan lebih tepatnya.
someday si ikan kebawa arus karna hujan lebat dan dia terlempar keluar empang, mencoba bertahan tapi ga bisa, akhirnya dia masup solokan lalu ujungnya dia tiba di sungai dan terbawa arus sungai yg gede….
and the end of the journey dia akhirnya balik lagi ke danau. pfft awalnya biasa aja, maksudnya yaaa balik kedanau ini kan, semuanya biasa aja. tapi…. ohh no no no… ini bukan danau ni, danau engga begini rasanya, danau engga begini suasananya. omg, ini muara…..
hmmm ok ok santai santai…. toh sama-sama air tawar juga kan, gpp lah jadi kemuara juga. masih bisa bahagia ko, semoga aja.
….tapi, namanya juga muara kan yaa, muara itu kan berhubungan langsung sama laut. what?!! laut!!! oh my god itu kan air nya asin!!!

ikan juga punya sahabat, dia pernah diceritain temennya yg pernah kebawa kelaut, dan dia bercerita dilaut itu indah, luas, banyak ikan ikan unik, tapi disana jumlah indahnya itu berbanding lurus dengan bahayanya, dari ancaman ikan hiu, badai, dan banyak kapal-kapal pesiar. karna alasan organ tubuh, ikan ini ga bisa hidup di laut, bisa aja beradaptasi, tapi engga bisa selamanya, kalo dipaksakan bisa mengancam nyawa ikan ini.
suatu saat nanti, si ikan pasti bisa mencoba laut tanpa membahayakan nyawa ikan ini. cara nya bagaimana? itu urusan tuhan. dan tanpa bermaksud mengesampingkan tantangan hidup, rasanya ikan ini cukup tau diri buat engga ke laut, dan karna dia lebih mengenal dirinya sendiri dibanding orang lain yg mengenal dia, dia tau persis bagaimana harus mengambil keputusan ditiap titik kehidupnya.

ikan

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s